HEBOH! Isu BBM Naik Tembus Rp17 Ribu Per 1 April, Begini Situasi SPBU di Cimahi dan Fakta Sebenarnya

CIMAHI, cimahitoday.com – Gelombang kekhawatiran melanda warga Kota Cimahi menjelang pergantian bulan April 2026. Sejak Selasa pagi (31/3), jagat media sosial dan grup WhatsApp warga Cimahi diramaikan oleh unggahan tabel harga BBM yang menyebutkan harga Pertamax bakal meroket hingga angka Rp17.850 per liter.
Isu ini memicu antrean kendaraan yang mulai memanjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) strategis di Kota Cimahi, seperti SPBU Pojok, SPBU Sangkuriang, hingga SPBU di kawasan Baros.
Fakta di Balik Angka Rp17 Ribu
Menelusuri kebenaran kabar tersebut, tim Cimahi Today merujuk pada laporan terbaru dari detikNews. Pihak PT Pertamina Patra Niaga secara tegas menyatakan bahwa tabel harga yang beredar luas di masyarakat dengan angka Rp17.000-an tersebut adalah Informasi Tidak Valid (Hoaks).
Meskipun penyesuaian harga BBM non-subsidi (seperti Pertamax, Pertamax Turbo, dan Dex series) memang rutin dilakukan setiap tanggal 1 setiap bulannya, Pertamina memastikan angka kenaikan tersebut tidak akan selandai atau sedrastis yang digambarkan dalam pesan berantai tersebut.
Dampak Perang Iran-Israel yang Kian Memanas
Meski angka Rp17 ribu dibantah, masyarakat tetap perlu waspada akan adanya kenaikan harga riil. Kenaikan ini merupakan dampak langsung dari situasi geopolitik global, yakni konflik bersenjata antara Iran dan Israel yang memicu lonjakan harga minyak mentah dunia (Brent).
Ketegangan di Timur Tengah tersebut telah menyebabkan harga minyak dunia merangkak naik hingga menyentuh angka US$ 115 per barel. Hal ini memberikan tekanan besar pada biaya impor BBM nasional, yang pada akhirnya memaksa adanya penyesuaian harga di tingkat domestik per 1 April 2026.
Pantauan Lapangan di Cimahi
Pantauan Cimahi Today di SPBU Cibabat sekitar pukul 15.00 WIB menunjukkan peningkatan volume kendaraan, terutama roda dua. Beberapa pengendara mengaku ingin mengisi tangki penuh (full tank) hanya sebagai langkah antisipasi.
"Tadi baca di grup WA katanya mau jadi 17 ribu, makanya ini mampir dulu buat full tank ADV saya. Ya kalau ternyata nggak sampai segitu, syukurlah, yang penting jaga-jaga saja," ujar Iwan, warga Cipageran yang sedang mengantre.
Bagaimana Nasib Pertalite?
Untuk warga Cimahi yang menggunakan BBM subsidi seperti Pertalite dan Bio Solar, pemerintah melalui Kementerian ESDM hingga saat ini masih mengupayakan agar harga tetap stabil di angka Rp10.000/liter. Presiden Prabowo Subianto dilaporkan terus memantau situasi agar daya beli masyarakat tidak tergerus di tengah ketidakpastian global ini.
Kesimpulan untuk Baraya Cimahi:
Kabar Pertamax naik ke Rp17.850 adalah Hoaks.
Penyesuaian harga resmi baru akan diumumkan pemerintah tepat pada pukul 00.00 WIB nanti malam.
Warga diimbau tidak perlu melakukan panic buying berlebihan karena stok BBM di wilayah Cimahi dan Bandung Raya dipastikan aman.
Tetap pantau cimahitoday.com untuk update harga resmi BBM per wilayah Jawa Barat yang akan kami rilis segera setelah pengumuman pemerintah tengah malam nanti.


