Apa Saja Proyek Prioritas Cimahi di 2027? Ini Hasil Musrenbang Terbaru

CIMAHI, CIMAHITODAY.COM – Pemerintah Kota Cimahi mulai mematangkan rencana pembangunan untuk tahun 2027 melalui rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD yang puncaknya digelar Maret ini. Fokus utama pembangunan masih tertuju pada masalah klasik yang dikeluhkan warga: Banjir dan Penataan Kawasan Kumuh.
Bagi warga Cimahi, khususnya di wilayah selatan, kabar ini tentu menjadi angin segar. Pasalnya, penanganan banjir di wilayah Melong dan sekitarnya kembali menjadi prioritas utama dalam usulan pembangunan tahun mendatang.
Fokus Utama: Penanganan Banjir Melong & Drainase
Dalam forum Musrenbang terbaru, Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, menekankan bahwa perencanaan tahun 2027 akan lebih "menyentuh masyarakat" dan memprioritaskan program lintas dinas (cross-cutting).
Salah satu poin krusial adalah percepatan penanganan banjir di Kelurahan Melong. Karena masalah ini melibatkan wilayah perbatasan dengan Kabupaten Bandung dan Kota Bandung, Pemkot Cimahi berkomitmen untuk memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di tahun 2027 guna sinkronisasi drainase makro.
Selain itu, di wilayah Cimahi Tengah (Kelurahan Baros), usulan warga fokus pada revitalisasi drainase fisik yang selama ini tersumbat akibat penyempitan lahan dan bangunan di atas saluran air.
Penataan Kawasan Kumuh dan Infrastruktur Jalan
Selain urusan air, wajah kota juga akan dipoles. Berikut adalah beberapa poin infrastruktur yang masuk dalam radar pembangunan 2027:
Revitalisasi Trotoar: Penataan kawasan pejalan kaki yang lebih ramah disabilitas di titik-titik pusat keramaian seperti Jl. Gandawijaya.
Penataan Kawasan Kumuh: Program perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) dan sanitasi komunal di wilayah padat penduduk.
Ducting Kabel: Rencana pemindahan kabel udara ke bawah tanah untuk estetika kota yang lebih rapi.
Mengedepankan Ekonomi Lokal
Tak hanya fisik, Pemkot Cimahi juga merancang program penguatan ekonomi kreatif dan UMKM. Hal ini bertujuan agar Cimahi tidak hanya menjadi kota perlintasan, tetapi memiliki daya tarik wisata kuliner dan budaya yang kuat.
"Kita ingin pembangunan di 2027 nanti benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, bukan sekadar seremonial. Ego sektoral antar dinas harus dibuang jauh-jauh," ujar Adhitia dalam keterangannya.
Harapan Warga Cimahi
Warga berharap usulan-usulan dalam Musrenbang ini tidak hanya berakhir di atas kertas. Realisasi pembangunan drainase yang efektif menjadi taruhan besar bagi kenyamanan warga Cimahi Selatan yang setiap tahun harus berhadapan dengan genangan air saat hujan deras.
Bagi Anda warga Cimahi yang ingin memantau perkembangan pembangunan di wilayah masing-masing, pastikan tetap mengikuti update terbaru hanya di cimahitoday.com.


